Sinopsis
Fajar, seorang guru muda yang idealis dan sederhana,
menjalani hari-harinya dengan penuh semangat. Di balik kesibukannya mendidik
generasi muda, ia menyimpan kisah cinta yang nyaris sempurna dengan Fika, siswi
kelas 3 SMA yang telah bersamanya hampir dua tahun. Mereka menjalin hubungan
penuh harapan dan sudah saling mengikat janji untuk menikah setelah Fika lulus.
Namun segalanya berubah saat Fajar bertemu Supi, anak
kolega guru senior yang ikut dalam kunjungan ke Jepara. Perkenalan singkat di
sebuah hotel tempat mereka menginap tumbuh menjadi kedekatan tak terduga. Fajar
yang semula teguh, mulai goyah. Ia terlena oleh perhatian dan pesona Supi yang
ternyata menyimpan agenda tersembunyi. Di balik wajah manis dan tutur
lembutnya, Supi dan ibunya menyimpan rencana besar: mencari laki-laki polos
untuk dijadikan ‘penebus’ aib masa lalu Supi—hubungan bebas yang merenggut keperawanannya
dalam pesta mabuk-mabukan.
Fajar, yang terdesak oleh tantangan nikah dari Supi dan
himpitan budaya seserahan dalam hubungan dengan Fika, akhirnya memilih jalan
singkat: menikahi Supi. Ia tinggalkan Fika dengan alasan klasik soal
ketidakmampuan finansial. Pernikahan dengan Supi berlangsung, namun tak pernah
membawa kebahagiaan. Dalam waktu singkat, rumah tangga itu runtuh akibat
skenario licik Supi dan ibunya, yang berujung pada perceraian memalukan.
Terpuruk dan kehilangan arah, Fajar memilih menenggelamkan
diri dalam pekerjaan dan kegiatan sosial. Ia menutup hatinya untuk cinta baru.
Namun roda kehidupan terus berputar. Kariernya menanjak, ia menyelesaikan studi
S2, dan diangkat menjadi wakil kepala sekolah. Tanpa diduga, takdir
mempertemukannya kembali dengan dua perempuan masa lalunya: Supi yang datang
meminta izin agar ibunya yang sekarat bisa meminta maaf, dan Fika—cinta
pertamanya—yang kini telah dewasa dan memaafkan segalanya.
Saat cinta mulai bersemi kembali, badai lain datang. Ibu
Fika sakit keras dan menjelang akhir hidupnya meminta Fajar menikahi Fika di
rumah sakit, menyaksikan sendiri momen sakral itu sebelum ia menutup mata.
Fajar memenuhi permintaan itu, menikahi Fika dalam suasana haru.
Kebahagiaan baru yang mereka bangun kembali diuji ketika
Supi tiba-tiba muncul di rumah mereka. Namun kini Fajar dan Fika lebih kuat,
lebih dewasa, dan lebih siap menghadapi masa lalu yang mencoba merusak masa
depan mereka.
"Cinta Sejati Tak Pernah Pergi" adalah
kisah yang menggugah tentang cinta pertama, pengkhianatan, pengorbanan, dan
keteguhan hati. Sebuah novel yang membuktikan bahwa meski cinta diuji oleh luka
dan waktu, jika itu cinta sejati, ia akan selalu menemukan jalan pulang.
Anda dapat mengunduh novel ini di link berikut:
Silakan membaca. Novel ini bisa dibaca gratis. Jika Anda tidak keberatan untuk berbagi donasi sekedarnya, silakan ditransfer ke rekening penulis di BNI dengan norek: 0002942133 a/n Abdul Rahman Saleh. Hanya sekedar penyemangat untuk terus menulis. Terima kasih.