Kamis, 22 Mei 2025

Kalung Emas Buat Nyai - Novel

 


SINOPSIS

“Kalung Emas Buat Nyai” adalah kisah tentang cinta, kehilangan, dan batas tak kasat mata antara dunia nyata dan dunia gaib.

Sujai, seorang petani sederhana, pergi ke kota dengan satu tujuan: membelikan kalung emas untuk istrinya, Patimah yang dikenal dengan panggilan Nyai, sebagai hadiah cinta. Namun perjalanannya pulang membawa kalung melewati jalan sunyi dan kuburan tua, tempat batas dunia manusia dan alam lain mengabur.

Sejak malam itu, hidup Sujai dan Patimah berubah. Ketukan-ketukan aneh di malam hari, suara yang memanggil dengan nama mereka, bayangan yang tak terlihat namun terasa. Sujai kembali, tapi tidak utuh. Dan Patimah harus berani menghadapi suara-suara dari masa lalu yang menuntut untuk diingat.

Dalam balutan budaya Sunda dan kepercayaan lokal, novel ini menggali mitos sandekala, roh penasaran, dan kekuatan ingatan sebagai jembatan antara dua dunia. Ini bukan hanya kisah mistis, tapi juga cerita tentang kesetiaan, penyesalan, dan keberanian mendengar yang tak terdengar.

Kadang, yang hilang tak ingin ditemukan. Mereka hanya ingin dikenang.

Anda dapat mengunduh novel ini di link berikut:


Silakan membaca. Novel ini bisa dibaca gratis. Jika Anda tidak keberatan untuk berbagi  donasi sekedarnya, silakan ditransfer ke rekening penulis di BNI dengan norek: 0002942133 a/n Abdul Rahman Saleh. Hanya sekedar penyemangat untuk terus menulis. Terima kasih.

Tersesat di Dunia Bunian - Novel

 



Sinopsis

Eko seorang siswa SMA mempunyai pacar yang bernama Eka. Mereka dari keluarga sederhana. Eko berniat menikahi Eka setelah lulus SMA dan bekerja. Cita-citanya memang gak muluk-muluk. Asal bisa kerja yang tetap saja seperti menjadi pelayan toko, jadilah. Tetapi Eko bernasib baik. Setamat SMA ada penerimaan calon tamtama angkatan darat. Eko ikut. Dan ternyata diterima. Sebagai tentara dengan pangkat prajurit dua Eko ditempatkan di batalion Kujang. Tidak lama setelah Eko bergabung di batalion tersebut, Eko mendapat penugasa ke Aceh. Tugasnya adalah pengamanan dari GPK yang sering mengganggu penduduk. Ternyata Eko tersesat di hutan ketika patroli. Eko ditahan oleh orang bunian yaitu mahluk gaib yang menghuni alam gaib di hutan. Di Gampong Blang Jeumpa Eko tinggal di rumah Pak Daud. Putrinya yang bernama Meuthia jatus cinta kepada Eko. Dengan berbagai cara Meuthia menahan Eko agar tidak kembali ke dunia nyata. Eko diajari telepati. Namun karena Eko berkelakuan baik selama di Bunian, ketika mengatakan ingin pulang kepada Pak Daud, Dia diijinkan pulang. Bahkan diantar sampai batas dunia gaib dan dunia nyata. Pesan Pak Daud, jika Eko mendapatkan kekecewaan di dunia nyata, alam bunian menanti. Di dunia nyata Eko ditinggal menikan oleh Eka karena Eko sudah hilang selama tiga tahun. Karena Eko kecewa sesuai dengan pesan Pak Daud Eko kembali ke alam bunian untuk menikahi Meuthia.

Anda dapat mengunduh novel ini di link berikut:

Silakan membaca. Novel ini bisa dibaca gratis. Jika Anda tidak keberatan untuk berbagi  donasi sekedarnya, silakan ditransfer ke rekening penulis di BNI dengan norek: 0002942133 a/n Abdul Rahman Saleh. Hanya sekedar penyemangat untuk terus menulis. Terima kasih.


Bayangan yang Tak Pernah Pergi - Novel

 


SINOPSIS

Empat puluh tahun silam, Parman dan Wati duduk bersebelahan di ruang tamu rumah nenek. Hanya mereka berdua yang nyambung bicara—tentang musik, tentang cita-cita, dan tentang dunia yang lebih luas dari kampung kecil mereka.

Tapi cinta yang tumbuh perlahan itu terpaksa dikubur dalam oleh ancaman seorang ayah.

Bertahun-tahun kemudian, hidup membawa mereka ke arah yang sangat berbeda. Namun, bayangan masa lalu tetap tinggal. Tidak pernah benar-benar pergi.

Ini adalah kisah tentang cinta yang tidak selesai, tentang luka yang dipeluk diam-diam, dan tentang bagaimana manusia mencoba berdamai dengan hidup yang tak sesuai harapan.

Anda dapat membaca novel ini gratis. Silakan unduh di
url: Unduh: Bayangan yang tak pernah pergi

Silakan membaca. Novel ini bisa dibaca gratis. Jika Anda tidak keberatan untuk berbagi  donasi sekedarnya, silakan ditransfer ke rekening penulis di BNI dengan norek: 0002942133 a/n Abdul Rahman Saleh. Hanya sekedar penyemangat untuk terus menulis. Terima kasih.


Selasa, 13 Mei 2025

Cinta Sejati Tak Pernah Pergi (Novel)

 


Sinopsis

Fajar, seorang guru muda yang idealis dan sederhana, menjalani hari-harinya dengan penuh semangat. Di balik kesibukannya mendidik generasi muda, ia menyimpan kisah cinta yang nyaris sempurna dengan Fika, siswi kelas 3 SMA yang telah bersamanya hampir dua tahun. Mereka menjalin hubungan penuh harapan dan sudah saling mengikat janji untuk menikah setelah Fika lulus.

Namun segalanya berubah saat Fajar bertemu Supi, anak kolega guru senior yang ikut dalam kunjungan ke Jepara. Perkenalan singkat di sebuah hotel tempat mereka menginap tumbuh menjadi kedekatan tak terduga. Fajar yang semula teguh, mulai goyah. Ia terlena oleh perhatian dan pesona Supi yang ternyata menyimpan agenda tersembunyi. Di balik wajah manis dan tutur lembutnya, Supi dan ibunya menyimpan rencana besar: mencari laki-laki polos untuk dijadikan ‘penebus’ aib masa lalu Supi—hubungan bebas yang merenggut keperawanannya dalam pesta mabuk-mabukan.

Fajar, yang terdesak oleh tantangan nikah dari Supi dan himpitan budaya seserahan dalam hubungan dengan Fika, akhirnya memilih jalan singkat: menikahi Supi. Ia tinggalkan Fika dengan alasan klasik soal ketidakmampuan finansial. Pernikahan dengan Supi berlangsung, namun tak pernah membawa kebahagiaan. Dalam waktu singkat, rumah tangga itu runtuh akibat skenario licik Supi dan ibunya, yang berujung pada perceraian memalukan.

Terpuruk dan kehilangan arah, Fajar memilih menenggelamkan diri dalam pekerjaan dan kegiatan sosial. Ia menutup hatinya untuk cinta baru. Namun roda kehidupan terus berputar. Kariernya menanjak, ia menyelesaikan studi S2, dan diangkat menjadi wakil kepala sekolah. Tanpa diduga, takdir mempertemukannya kembali dengan dua perempuan masa lalunya: Supi yang datang meminta izin agar ibunya yang sekarat bisa meminta maaf, dan Fika—cinta pertamanya—yang kini telah dewasa dan memaafkan segalanya.

Saat cinta mulai bersemi kembali, badai lain datang. Ibu Fika sakit keras dan menjelang akhir hidupnya meminta Fajar menikahi Fika di rumah sakit, menyaksikan sendiri momen sakral itu sebelum ia menutup mata. Fajar memenuhi permintaan itu, menikahi Fika dalam suasana haru.

Kebahagiaan baru yang mereka bangun kembali diuji ketika Supi tiba-tiba muncul di rumah mereka. Namun kini Fajar dan Fika lebih kuat, lebih dewasa, dan lebih siap menghadapi masa lalu yang mencoba merusak masa depan mereka.

"Cinta Sejati Tak Pernah Pergi" adalah kisah yang menggugah tentang cinta pertama, pengkhianatan, pengorbanan, dan keteguhan hati. Sebuah novel yang membuktikan bahwa meski cinta diuji oleh luka dan waktu, jika itu cinta sejati, ia akan selalu menemukan jalan pulang.

Anda dapat mengunduh novel ini di link berikut:


Silakan membaca. Novel ini bisa dibaca gratis. Jika Anda tidak keberatan untuk berbagi  donasi sekedarnya, silakan ditransfer ke rekening penulis di BNI dengan norek: 0002942133 a/n Abdul Rahman Saleh. Hanya sekedar penyemangat untuk terus menulis. Terima kasih.



Panggung tanpa Penonton - Novel

 


Sinopsis

Panggung Tanpa Penonton mengisahkan kehidupan Arman, seorang pria sederhana yang menyimpan banyak cerita dalam diamnya. Ia menikahi Rina, perempuan yang ditemuinya di warung kecil milik keluarga Rina. Latar belakang mereka berbeda, tapi cinta tumbuh melalui perbincangan, kerja sama, dan pemahaman perlahan.

Panggung konflik mulai terbuka saat Rina menemukan buku diari milik Arman. Di sana tertulis nama Cahaya, sosok yang tidak pernah Rina dengar sebelumnya. Kisah romansa di dalamnya penuh petualangan dan kemesraan—tapi perlahan terkuak bahwa kisah itu sepenuhnya khayalan, ditulis Arman karena rasa rendah diri di masa mudanya. Cahaya nyata, perjalanan pun nyata, tapi cinta itu tidak pernah benar-benar terjadi. Arman hanya menuliskannya untuk menutupi kekosongan dan ejekan teman-temannya yang semua sudah berpasangan.

Rina, yang awalnya terpukul, justru memilih jalan pemahaman. Ia menguatkan Arman, bukan menyudutkannya. Dari situ, hubungan mereka tumbuh semakin dewasa, terbuka, dan saling menerima luka masing-masing.

Konflik lain muncul dari keluarga mereka. Tiwi, anak kedua mereka, pulang ke rumah membawa anaknya setelah memergoki suaminya, Riko, berselingkuh. Riko memohon ampun dan berjanji berubah. Setelah perenungan panjang, Tiwi memberi kesempatan kedua—bukan demi cinta yang lama, tapi demi masa depan anak mereka.

Puncak emosi muncul ketika Arman terserang stroke. Ia lumpuh, kehilangan sebagian fungsi tubuh, dan bicara pelo. Rina dengan penuh kasih membantunya pulih—melatih berjalan, bicara, hingga Arman kembali bisa berkegiatan. Namun tak lama setelah itu, justru Rina tumbang. Kadar gula darahnya melonjak karena kelelahan dan stres. Kali ini, giliran Arman yang melayani dengan sepenuh cinta.

Akhir kisah membawa pembaca pada momen keluarga berkumpul. Anak-anak dan cucu mereka mengelilingi Arman dan Rina. Di tengah kehangatan itu, Arman diam-diam menyiapkan surat untuk Rina—bukan untuk sekarang, tapi untuk nanti jika ia pergi lebih dulu. Dan ketika itu benar-benar terjadi, surat itu menjadi penutup manis dari cinta yang panjang, setia, dan saling menyembuhkan.

Panggung Tanpa Penonton adalah panggung kehidupan yang sunyi dari tepuk tangan, tapi penuh arti bagi mereka yang memainkannya dengan sepenuh hati.


Anda dapat mengunduh novel ini di link berikut:


Silakan membaca. Novel ini bisa dibaca gratis. Jika Anda tidak keberatan untuk berbagi  donasi sekedarnya, silakan ditransfer ke rekening penulis di BNI dengan norek: 0002942133 a/n Abdul Rahman Saleh. Hanya sekedar penyemangat untuk terus menulis. Terima kasih.


 

Senin, 12 Mei 2025

Dulu Teman Sekarang Musuh (Novel)

 


Sinopsis

Bagaimana jika ambisi membutakan persahabatan?

Lani dan Arman, dua sahabat yang dulu berbagi mimpi setelah kuliah, tiba-tiba harus bertarung diam-diam dalam dunia kerja yang penuh intrik.
Bagi Lani, menjadi yang terbaik bukan pilihan — itu adalah harga diri.
Bagi Arman, ketulusan adalah pegangan, bahkan saat fitnah dan pengkhianatan menghantam.

Novel ini menyelami labirin ambisi, kesetiaan, dan upaya manusia berdamai dengan masa lalu.
Siapkah mereka melepaskan luka untuk menemukan makna sejati dari keberhasilan?


Anda dapat mengunduh novel ini di link berikut:


Silakan membaca. Novel ini bisa dibaca gratis. Jika Anda tidak keberatan untuk berbagi  donasi sekedarnya, silakan ditransfer ke rekening penulis di BNI dengan norek: 0002942133 a/n Abdul Rahman Saleh. Hanya sekedar penyemangat untuk terus menulis. Terima kasih.

Sepiring Nasi dan Harga Diri (Cerpen)

  Ilustrasi dibuat dengan bantuan ChatGPT Abdul R Saleh Warung kecil itu bukan benar-benar warung. Ia adalah rumah tinggal yang sebagian r...