Senin, 29 September 2025

Euforia Cinta SMA (Cerpen)

Abdul Rahman Saleh

Sore meredup, langit memerah jingga sebelum akhirnya ditelan senja. Lampu jalan menyala malas, seakan enggan menyingkap jalanan basah bekas gerimis. Aku melangkah menuju rumah Evan, titik kumpul grup belajar kami. Malam ini kami hendak ke rumah Fina untuk pesta perpisahan kecil.

Untuk membaca lanjutan cerpen ini, klik di sini

Minggu, 28 September 2025

Cahaya yang Tak Terjangkau (Cerpen)

Oleh Abdul Rahman Saleh

Siang itu udara seperti bara. Matahari membakar jalan beraspal hingga tampak berkilau seperti mendidih. Debu beterbangan setiap kali angin kecil lewat. Beruntung rumah kos Arman dipagari pepohonan rindang, sehingga hawa panas agak mereda begitu ia masuk.

Untuk melanjutkan membaca silakan klik di sini


Sabtu, 27 September 2025

Satu Malam Sebelum Pergi (Cerpen)

Karya: Abdul Rahman Saleh

Setiap libur panjang, orang tuaku selalu mengajak kami sekeluarga berlibur di rumah nenek. Letaknya di sebuah kota kecil di kaki gunung. Biasanya aku merasa bosan, sebab harus sebulan penuh berada di sana. Teman-teman sebaya di kampung sering kali tidak nyambung kalau diajak bicara, sehingga aku lebih banyak menghabiskan waktu sendirian.

Untuk membaca lanjutan kisah ini, Klik di sini 

Hanya untuk Dikenang (Cerpen)

Oleh Abdul Rahman Saleh

Sebuah perpisahan kecil di akhir SMA membawa Arman pada kenangan yang tak lekang. Surat-surat beramplop merah muda dari Sufi—teman belajar yang diam-diam mengisi ruang hatinya—menjadi penghibur di tengah hiruk pikuk kehidupan kampus. Namun kebahagiaan itu berakhir ketika sebuah surat terakhir datang, menutup pintu harapan yang pernah ia jaga.

Bertahun-tahun kemudian, reuni mempertemukan mereka kembali. Hanya sekelebat tatapan, hanya sapaan singkat, sebelum keduanya kembali pada jalan masing-masing. Dan Arman sadar, ada cinta yang memang tidak untuk dimiliki… hanya untuk dikenang.

Untuk membaca cerpen lengkapnya klik di sini

Sepiring Nasi dan Harga Diri (Cerpen)

  Ilustrasi dibuat dengan bantuan ChatGPT Abdul R Saleh Warung kecil itu bukan benar-benar warung. Ia adalah rumah tinggal yang sebagian r...