SINOPSIS
Empat puluh tahun
silam, Parman dan Wati duduk bersebelahan di ruang tamu rumah nenek. Hanya
mereka berdua yang nyambung bicara—tentang musik, tentang cita-cita, dan
tentang dunia yang lebih luas dari kampung kecil mereka.
Tapi cinta yang
tumbuh perlahan itu terpaksa dikubur dalam oleh ancaman seorang ayah.
Bertahun-tahun
kemudian, hidup membawa mereka ke arah yang sangat berbeda. Namun, bayangan
masa lalu tetap tinggal. Tidak pernah benar-benar pergi.
Ini adalah kisah
tentang cinta yang tidak selesai, tentang luka yang dipeluk diam-diam, dan
tentang bagaimana manusia mencoba berdamai dengan hidup yang tak sesuai
harapan.
Anda dapat membaca novel ini gratis. Silakan unduh di
url: Unduh: Bayangan yang tak pernah pergi
Silakan membaca. Novel ini bisa dibaca gratis. Jika Anda tidak keberatan untuk berbagi donasi sekedarnya, silakan ditransfer ke rekening penulis di BNI dengan norek: 0002942133 a/n Abdul Rahman Saleh. Hanya sekedar penyemangat untuk terus menulis. Terima kasih.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar