Senin, 11 Agustus 2025

Di Antara Hujan dan Senyum - Cerpen

 

Oleh Abdul Rahman Saleh

Di bawah gerimis sore, sebuah genggaman tangan membuka pintu pada rasa yang belum pernah ia alami sebelumnya. Namun, di balik senyum hangat dan janji pulang bersama, ada kenyataan yang perlahan mengaburkan harapan. Di Antara Hujan dan Senyum adalah kisah sederhana tentang manisnya awal, getirnya akhir, dan keberanian untuk melepaskan sebelum luka menjadi terlalu dalam.


Untuk membaca lanjutan cerita ini silakan klik di sini


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Naik Haji

Ilustrasi dibuat dengan bantuan ChatGPT Abdul Rahman Saleh Pagi di Kampung Betager selalu dimulai dengan suara timba beradu dengan bibir sum...