Oleh Abdul Rahman Saleh
Di bawah gerimis sore, sebuah genggaman tangan membuka
pintu pada rasa yang belum pernah ia alami sebelumnya. Namun, di balik senyum
hangat dan janji pulang bersama, ada kenyataan yang perlahan mengaburkan
harapan. Di Antara Hujan dan Senyum adalah kisah sederhana tentang manisnya
awal, getirnya akhir, dan keberanian untuk melepaskan sebelum luka menjadi
terlalu dalam.
Untuk membaca lanjutan cerita ini silakan klik di sini

Tidak ada komentar:
Posting Komentar