Jumat, 05 Juni 2026

Naik Haji

Ilustrasi dibuat dengan bantuan ChatGPT


Abdul Rahman Saleh

Pagi di Kampung Betager selalu dimulai dengan suara timba beradu dengan bibir sumur. Syarif adalah orang yang paling sering terdengar bunyinya. Ia datang paling awal, menarik air, mengisi jeriken-jeriken tua, lalu memanggulnya satu per satu ke rumah-rumah.

Orang mengenalnya sederhana. Terlalu sederhana, bahkan. Rumahnya berdinding anyaman bambu, lantainya tanah. Istrinya, Rukayah, sabar tanpa banyak kata. Lima anaknya masih kecil-kecil, paling besar baru kelas tiga SD. Mereka sering ikut berlarian di belakang Syarif, membawa gelas atau ember kecil, sekadar merasa membantu.

Untuk lanjut membaca silakan klik tautan ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Naik Haji

Ilustrasi dibuat dengan bantuan ChatGPT Abdul Rahman Saleh Pagi di Kampung Betager selalu dimulai dengan suara timba beradu dengan bibir sum...