Senin, 18 Agustus 2025

Cinta itu Perlahan Tumbuh - Cerpen


Oleh Abdul Rahman Saleh

 Tini manis, sopan, dan senyumnya seperti tak pernah kehabisan tenaga. Pagi-pagi, dari teras rumahnya dia sering melambaikan tangan sambil menyapa.

“Pagi, Mas Arman. Sudah sarapan belum?”
Aku biasanya cuma mengangguk singkat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sepiring Nasi dan Harga Diri (Cerpen)

  Ilustrasi dibuat dengan bantuan ChatGPT Abdul R Saleh Warung kecil itu bukan benar-benar warung. Ia adalah rumah tinggal yang sebagian r...